Pesan Pribadi: Re: Mohon Maaf
Hari ini, 08:26:55
Muslim Sejati
MyQers Korwil
Tgl. Bergabung: 07 Oct 2004
Lokasi: Bandung
Posts: 3,165
Re: Mohon Maaf
Kutipan:
Dikirim oleh nokdesi
Waalaikumsalaam warahmah.
Setuju. Maaf, sebetulnya bukan karena @asamiadji atau bukan.
Desi cuma merasa sensitif tehadap sikap arogansi dan kesewenang wenangan dari yang merasa punya kawasa. Klo setiap wacana dan wawasan kudu ditindak asal oot dan tak memenuhi kriteria berbobot yang gak jelas acuannya.
Kayaknya MyQ hanya sekedar ajang pamer kekuatan seperti yang dilakukan oleh kaum zionist dan antek2nya terhadap dunia Islam dan idelogis serta pisik para mujahid.
Baik. Dengan mengingat ukhuwah Islamiyyah yang harus senantiasa kita junjung dan pelihara, saya menerima permintaan maaf dari akhi Muslim Sejati.
Selanjutnya dengan mengingat apa2 yang telah saya lontarkan, saya juga mohon maaf kepada akhi Muslim. Dan saya menerima teguran akhi sebagai keniscayaan dan konsekuensi logis dalam berorganisasi.
Billahittaufik walhidayah wa afwa minkum.
Wassalamualaikum warahmah.
Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Syukron atas pengertiannya, cuma hal itu saya lakukan bukan atas dasar merasa berkuasa atau tidak. Karena saya merasa bahwa OOT di Forum Umpan Balik tidaklah semestinya, karena sudah disediakan porsi untuk OOT di Forum Obrolan Lepas.
Saya pribadi bilang arogansi kenapa? Begini maksudnya:
Waktu itu khan OOT hampir tidak terkendali, dan ada beberapa yg menasehati yg OOT,
seperti mas Dzaki, trus Oryza/rini_aisyah. Nah, nasehat tersebut malah dibales dengan OOT lagi, coba Desi cek ulang. Nah, pengabaian nasehat seperti itu, seolah2 khan merasa sudah bener sehingga gak menanggapi nasehat orang lain yg lebih senior. Karena saya sendiri menghormati mas Dzaki serta senior2 lainnya. Nah, gimana sih klo itu menimpa diri desi sendiri? Biarpun bukan saya yg dicuekin nasehatnya, tapi saya merasa orang tsb telah melecehkan nasehat yg menurut saya untuk kebaikan, coba buka lagi. Jadi, yg dimaksud arogansi di situ adalah bentuk pengabaian nasehat orang lain sehingga terkesan merasa benar sendiri. Kira2 menurut Desi sikap seperti itu arogan bukan? Nah, itulah sebabnya saya tulis seperti itu, demi meluruskan kembali topik, dan demi menghormati. Saya percaya Desi juga gak suka khan melihat orang yg tidak menghargai orang lain khan?
Semoga Desi bisa faham, dan insya Allah Desi bisa mengerti maksudnya, oke?
Wassalam
Waalaikumsalaam warahmah.
Orangtua desi bilang, "rambut sama hitam tapi pikiran berbeda beda."
Dan kita sudah lihat kalau di forum MyQ fakta itu ada dengan segala alasannya
kenapa semuanya itu harus hadir. Eksplisit yang tinggal baca atau implisit yang masih perlu direnungi, ditelusuri, dikunyah perlahan dan dicerna. Bagaimana makna yang terkandung
didalamnya semuanya itu berpulang kepada kualitas masing2 yang pada punya rambut.
Afwan, dengan desi posting tulisan penutup di thread MyQers, desi mohon pamit.
Suka atau tidak suka puas atau tidak puas, desi menganggap sudah settle.
Memperpanjang kata di jalur tertutup seperti ini menimbulkan iritasi sanubari terhadap
saudara myqers yang menurut desi berhak tahu akan isi dari perbincangan ini.
Maaf desi yakin akhi bermaksud baik, namun kita salah menggunakan jalur yang bisa menjadi
ghibah. Klo akhi merasa gak sependapat dengan desi klo wacana ini sudah dianggap selesai,
sebaiknya akhi mulai bikin thread baru.
Akhi Muslim bisa ajukan proposal dari apa yang seharusnya disepakati
akan makna dari tulisan berbobot dan dari yang oot.
Desi kira dengan demikian agar terasa lebih fair-play.
Afwan, desi gak bermaksud ngajaran ngojay ka meri lho.
Kedepan, desi akan berusaha memegang tali pandu yang ada.
Seberapapun bergoyang goyangnya dan semua nasehat yang perlu
dengan dasar kasih sayang fillah.
Dengan mencoba bersikap dewasa dan mencoba semampunya untuk seadil mungkin,
agar bisa meniti shiroth 'ilmi sampai keseberang.
Kata kuncinya, kedewasaan menuju hikmat manfaat. Tentunya berlaku umum.
Klo akhi Muslim sependapat, marilah kita sudahi sampai disini.
Karena dengan keterbatasan desi malahan bisa menimbulkan oot bahkan iritasi
baru yang samasekali tidak perlu.
Mohon perkenan akhi Muslim agar desi masih bisa tampil,
semata karena Ukhuwah Islamiyyah dan mahabbati fillah.
Hatur maklum, kalau semua korespondensi PM ini akan desi simpan pada http://myqdesi.blogspot.com/.
Dengan pengamanan privasi secukupnya tanpa merusak isi yang pantas
dan perlu untuk dipublikasikan.
Pertimbangannya, deposito ilmu ini sayang saja klo kudu terhapus karena over quota.
Manatahu kandungannya manfaat sebagai referensi kekinian dan masadepan.
Namun blogging baru dilaksanakan apabila ada kesetujuan.
Jazakumullahi khairon katsiran. Wa afwa minkum.
Wassalamualaikum warahmah.
Thursday, September 15, 2005
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment